Minggu, 22 Juli 2012

Kota Pagar Alam



Karena letaknya yang dipagari oleh pergunungan dan perbukitan makanya kota ini dinamakan Pagar Alam. Tentunya udara yang sejuk dan bisa dibilang bersih menjadi yang utama bagi perjalanan saya.

Sedikit informasi tentang kota ini, terletak di selatan Sumatera. Kota pagar alam memang tidak semassive kota kota lain di Sumater selatan terkenalnya, tapi tidak kalah memukau bagi saya yang sudah ke dua kali kesana (pas umur 5thn sama umur 27thn) dan kota pagar alam memiliki gunung tertinggi di sumatera selatan yaitu gunung dompu.

Pagar alam tentunya menyimpan keindahan alam seperti air terjun dan peninggalan purba kala. Beberapa air terjun saya datangi seperti curup embun dan air terjun lematang indah. Curup embun letaknya tidak jauh dari tempat saya menginap, tepatnya di kaki gunung dempo. Dengan menuruni lebuh kurang 100 anak tangga akhirnya saya menemukan curup embun, tapi sayang kalau musim kemarau airnya kecil, hehehe.. jadi saya memutuskan untuk pindah ke air terjun lematang indah. Ini merupakan air terjun terbesar yang ada di Kota Pagar Alam, dari jauh tempat parkir mobil saja saya sudah bisa mendengar deru airnya. Untuk masuk ke air terjun lematang indah saya dikenakan retribusi, tidak terlalu mahal, tapi tidak sesuai dengan fasilitas yang saya rasakan. Well itulah Indonesia.












Selanjutnya saya ke peninggalan purbakala yang menjadi ikon di kota pagaralam selain air terjun dan gunung dempo. Tujuan saya yang pertama adalah desa Tanjung aro yang menyimpan situs purbakala yaitu manusia dililit ular, letaknya unik, berada di tengah persawahan, saya mengisi buku tamu dimana ada pengurus yang menguide dan menceritakan secara singkat tentang situs tersebut.
Lebih ke cerita moral sebenarnya, pada jaman dulu ada muda mudi yang asik pacaran di tengah sawah yang sepi, sedangkan peraturan di desa tersebut melarang muda mudi untuk bermesraan selama mereka belum menikah, nah muda mudi tersebut melanggar dan bercinta lah di sawah dan terjadilah batu manusia dililit ular hehehehe..




Ada juga Dolmen dan Arca manusia, tepatnya di desa Tegur wangi. Lagi lagi letaknya di tengah sawah. Arca ini ada 3, berbentuk seperti sebuah manusia yang sedang mengendong tas. Ukirannya cukup jelas antara mata dan muka. Sebenarnya masih ada beberapa situs lagi, tapi saya tidak sempat foto makanya tidak saya bahas, kalau kamu ke pagar alam mampir ke air terjun dan situs situs sejarahnya terutama makam batu yang tersebar di antara desa desa ecil di Pagar Alam.

Tidak ada komentar: